50 Grup Qosidah Ramaikan SANAKNET Competition 2026 Di Rejang Lebong

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 15 Sep 2026, 13:11:05 WIB Kabupaten Rejang Lebong
50 Grup Qosidah Ramaikan SANAKNET Competition 2026 Di Rejang Lebong

Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong – Sebanyak 50 grup qosidah wanita dari 11 kecamatan di Kabupaten Rejang Lebong mengikuti SANAKNET Qosidah Competition 2026 dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (15/9/26) pagi. 

Kegiatan yang digelar SANAKNET Event Organizer Kabupaten Rejang Lebong ini berlangsung selama dua hari, 15-16 September 2026, dengan mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasul, Merajut Ukhuwah Umat”. Kompetisi tersebut dibuka secara gratis khusus bagi grup qosidah wanita se-Kabupaten Rejang Lebong. 

Pembina SANAKNET Kabupaten Rejang Lebong, Pera Hariyani didampingi Ketua Panitia SANAKNET Qosidah Competition 2026, Visco Putra Alexander, mengatakan peserta yang mengikuti lomba berasal dari 11 kecamatan. Bahkan, Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT) menjadi salah satu wilayah dengan jumlah peserta cukup banyak.

“Jumlah peserta 50 grup dari 11 kecamatan. Dari PUT saja mengirimkan 20 regu. Hari ini 25 grup yang tampil dengan tiga sesi,” jelasnya. 

Ia menambahkan, dalam perlombaan, setiap grup diwajibkan membawakan lagu “Magadir” sebagai lagu wajib dan satu lagu pilihan. Peserta dapat memilih salah satu dari tiga lagu yang disediakan panitia, yakni “Muhammad Matahari Dunia”, “Sejadah Merah” dan “Bismillah”.

" Para peserta bersaing memperebutkan Juara 1, 2 dan 3 serta Juara Harapan 1, 2 dan 3. Selain trofi dan sertifikat, pemenang juga mendapatkan uang pembinaan dengan total hadiah mencapai Rp10 juta," tambahnya. 

Selain itu, panitia turut menyiapkan penghargaan khusus untuk kategori Busana Terbaik, Kreografi Terbaik dan Solosis Terbaik, tidak hanya untuk, selain mencari pemenang festival qosidah menjadi wadah silaturahmi masyarakat dari berbagai wilayah.

“ Festival Qosidah ini bukan hanya ajang lomba. Yang lebih utama adalah silaturahmi. Di tempat ini kita berkumpul dari berbagai kecamatan, berbagai desa, berbagai latar belakang. Tapi hari ini kita disatukan oleh sholawat dan lantunan ayat-ayat cinta kepada Nabi,” ujarnya.

Lebih lanjut, sambungnya, kegiatan qosidah juga memiliki peran dalam menjaga seni Islami sekaligus menjadi sarana menyampaikan pesan-pesan kebaikan kepada masyarakat.

“Kepada para peserta, jadikan festival ini motivasi untuk terus belajar, berakhlak, dan menjadi duta-duta dakwah melalui seni,” pesannya.

Ia berharap kegiatan keagamaan dan budaya seperti ini dapat terus mendapat dukungan dari masyarakat maupun pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, selain itu diharapkan kegiatan ini tidak berhenti sebagai kompetisi semata. Pertemuan peserta dari berbagai kecamatan menjadi kesempatan untuk membangun hubungan dan kebersamaan antarmasyarakat.

“Melalui qosidah, kita tidak hanya melestarikan seni Islami, tetapi juga mempererat persaudaraan,” tutupnya. (Rls)

 




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment