AKREL Dorong Ketahanan Pangan Dan Buka Peluang Usaha Lewat Pelatihan Telur Asin di Desa Teladan

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 06 Agu 2026, 07:45:14 WIB Kabupaten Rejang Lebong
AKREL Dorong Ketahanan Pangan Dan Buka Peluang Usaha Lewat Pelatihan Telur Asin di Desa Teladan

Oleh : Anis Indayati, S.Pt., M.Pt.

Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong -- Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong (AKREL) terus mendorong pemanfaatan ilmu pengetahuan untuk masyarakat. Salah satunya melalui pelatihan rekayasa salinitas telur asin yang digelar di Desa Teladan, Kecamatan Curup Selatan, Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (5/8/26) pagi. 

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh dosen Program Studi Teknologi Produksi Ternak Unggas AKREL. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari penerapan hasil penelitian dan keilmuan dosen agar dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat.

Pelatihan tidak hanya membahas cara membuat telur asin, tetapi juga teknik rekayasa salinitas untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang baik dan memiliki nilai jual. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengembangkan produk pangan sekaligus membuka peluang usaha yang dapat menambah pendapatan keluarga.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mulai dari pemilihan telur sebagai bahan baku, formulasi media pengasinan, proses pengasinan, keamanan pangan, pengemasan hingga strategi pemasaran produk.

Setelah pemberian materi, peserta langsung mengikuti praktik pembuatan telur asin yang dipandu tim dosen Program Studi Teknologi Produksi Ternak Unggas. Peserta mempraktikkan tahapan mulai dari memilih dan membersihkan telur, membuat larutan pengasin dengan teknik rekayasa salinitas, proses perendaman hingga penyimpanan.

Ketua pelaksana sekaligus narasumber kegiatan, Anis Indayati, S.Pt., M.Pt., mengatakan ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran dalam menerapkan hasil penelitian agar bisa memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Melalui pelatihan rekayasa salinitas telur asin ini, kami berharap masyarakat memperoleh keterampilan baru yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif sehingga mampu meningkatkan pendapatan rumah tangga sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Desa Teladan,” jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Desa, Desa Teladan, Jemingan, menyambut baik dan mengapresiasi AKREL yang telah memberikan pengetahuan dan keterampilan baru kepada masyarakat.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena tidak hanya menambah wawasan dan keterampilan warga, tetapi juga membuka peluang untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. Program seperti ini sangat mendukung upaya mewujudkan ketahanan pangan di tingkat desa,” jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Penjaminan Mutu (P3MPM) AKREL, Siti Lestari, S.Pi., M.P., mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Ia berharap hasil penelitian dosen tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat Desa Teladan,” tutupnya. 

Melalui pelatihan yang dipadukan dengan praktik langsung, kelompok dosen Program Studi Teknologi Produksi Ternak Unggas AKREL berharap masyarakat mampu menguasai teknik pembuatan telur asin secara mandiri dan mengembangkannya menjadi usaha produktif berbasis potensi lokal. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat agar hasil-hasil penelitian dapat memberikan manfaat nyata dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Red)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment