Akses Pertanian Dibuka, Jembatan Perintis Garuda Air Meles Bawah Mulai Dibangun

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 22 Sep 2026, 09:46:14 WIB Kabupaten Rejang Lebong
Akses Pertanian Dibuka, Jembatan Perintis Garuda Air Meles Bawah Mulai Dibangun

Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Air Meles Bawah, Kecamatan Curup Timur, Kabupaten Rejang Lebong, mulai dikerjakan. Tahap awal pembangunan ditandai dengan masuknya alat berat excavator ke lokasi.

Pekerjaan awal tersebut menjadi langkah penting untuk membuka akses masyarakat menuju kawasan pertanian. Selama ini, akses menuju lahan warga menjadi salah satu kebutuhan yang diharapkan dapat mendukung mobilitas serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Di lokasi pembangunan, warga bersama personel Kodim 0409/Rejang Lebong turut melakukan gotong royong. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mendukung persiapan pekerjaan sekaligus memastikan proses pembangunan dapat berjalan dengan baik.

Jembatan Perintis Garuda ini merupakan bagian dari program pembangunan yang dilaksanakan di wilayah Kodim 0409/Rejang Lebong. Jembatan yang dibangun memiliki panjang 12 meter dan lebar 3 meter dengan konstruksi beton.

Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, mengatakan pembangunan jembatan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan masyarakat sejak tahap awal pekerjaan.

“Pembangunan ini kita laksanakan secara bertahap. Yang paling penting adalah bagaimana akses ini nantinya benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat, khususnya untuk menuju lahan pertanian dan membawa hasil kebun,” jelas Dandim, Selasa (22/09/26) pagi. 

Menurutnya, keterlibatan masyarakat melalui gotong royong menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan. Selain membantu pekerjaan di lapangan, semangat kebersamaan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian masyarakat terhadap pembangunan fasilitas yang nantinya digunakan bersama.

“Kita berharap dengan adanya jembatan ini mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah. Akses pertanian terbuka, sehingga masyarakat bisa lebih mudah membawa hasil pertanian maupun menjalankan aktivitas sehari-hari,” tambahnya. 

Jembatan tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi sekitar 776 kepala keluarga atau kurang lebih 2.900 jiwa. Selain membuka akses menuju lahan pertanian, keberadaan jembatan juga diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi warga.

“ Harapan kita setelah selesai nanti jembatan ini bisa digunakan dengan baik dan dirawat bersama. Ini dibangun untuk masyarakat, sehingga keberadaannya harus bisa memberikan manfaat dalam jangka panjang,” tutup Dandim. (Red)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment