Dispar Rejang Lebong Cari Solusi Soal Tiket Terpisah di Wisata Air Terjun Tri Sakti

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 19 Jun 2026, 21:29:24 WIB Kabupaten Rejang Lebong
Dispar Rejang Lebong Cari Solusi Soal Tiket Terpisah di Wisata Air Terjun Tri Sakti

Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Rejang Lebong mulai menindaklanjuti polemik yang muncul di kawasan wisata Air Terjun Tri Sakti, Desa Belitar Seberang, Kecamatan Sindang Kelingi. Keluhan pengunjung terkait sistem tiket dan pelayanan di lokasi wisata tersebut kini menjadi perhatian pemerintah daerah.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Rejang Lebong, Riki Irawan melalui Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata, Randy Septania, S.K.M mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

Hasil pengecekan di lapangan, pihaknya membenarkan adanya sistem pembayaran terpisah antara tiket masuk Air Terjun Tri Sakti dan akses menuju pemandian air panas.

"Kami sudah berkunjung langsung ke lokasi wisata yang dikeluhkan pengunjung. Memang benar saat ini terdapat pembayaran yang terpisah seperti yang disampaikan pengunjung," ujarnya.

Menyikapi persoalan tersebut, Dinas Pariwisata akan melakukan tindak lanjut dengan seluruh pihak terkait guna mencari solusi terbaik agar tidak menimbulkan kebingungan kepada para wisatawan yang berkunjung. 

"Ke depan akan kami tindak lanjuti agar ada kejelasan terkait sistem pembayaran atau tiket masuk di kawasan wisata Air Terjun Tri Sakti. Kami akan mencari jalan keluarnya," singkatnya.

Sementara itu, Pengelola Wisata Air Terjun Tri Sakti melalui salah seorang karyawannya, Riyan Pambudi membenarkan jika adanya sistem pembayaran terpisah bagi wisatawan yang hendak mengakses pemandian air panas dilokasi objek wisata Tri Sakti sejak tanggal 1 Mei 2026 lalu.  

Namun, dilain sisi pihak pengelolah juga membantah akan adanya isu miring terkait kurang maksimalnya pelayanan yang dikeluhkan warga tersebut.  

"Memang sekarang tiketnya sudah terpisah. Untuk tiket masuk Air Terjun Tri Sakti tetap Rp 20.000. Sedangkan untuk masuk ke area pemandian air panas ada pembayaran tersendiri," ujarnya.

Bahkan ia menjelaskan, kondisi tersebut terjadi karena saat ini pemandian air panas telah dikelola secara terpisah, sehingga sistem pembayaran juga berbeda.

"Bisa dibilang ada wisata di dalam wisata, sehingga pembayarannya berbeda. Untuk pembayaran terpisah itu bukan kehendak kami, melainkan keputusan pengelola pemandian air panas. Kami tidak bisa memaksakan agar pembayarannya menjadi satu," kata dia.

Meski begitu Riyan memastikan, pihaknya tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh wisatawan yang berkunjung. Karena menurutnya, pengelola wisata setempat selalu mengutamakan kenyamanan dan keamanan pengunjung selama berada di lokasi wisata.

"Selama ini kami belum pernah meninggalkan pengunjung atau pulang dari lokasi sebelum semua pengunjung pulang. Kenyamanan dan keamanan pengunjung adalah prioritas utama kami," tegasnya.

Dia juga membantah adanya anggapan bahwa petugas kurang responsif terhadap kebutuhan wisatawan.

"Enggak ada ceritanya kami meninggalkan pengunjung sendirian di lokasi wisata. Kami bekerja semampu kami untuk memberikan pelayanan terbaik," tambahnya.

Riyan bahkan mencontohkan sejumlah bentuk bantuan yang kerap diberikan petugas kepada wisatawan yang mengalami kendala selama perjalanan menuju lokasi wisata.

"Banyak pengunjung yang motornya pecah ban kami bantu. Bahkan ada yang kehabisan bahan bakar, kami bantu dengan memberikan bahan bakar agar bisa sampai ke desa terdekat," tambahnya. 

Diberitakan sebelumnya, sejumlah pengunjung objek wisata Air Terjun Tri Sakti di Desa Belitar Seberang, Kecamatan Sindang Kelingi, mengeluhkan sistem pengelolaan wisata yang dinilai kurang memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Kondisi ini dikhawatirkan dapat berdampak pada upaya pemerintah dalam menjadikan Kabupaten Rejang Lebong sebagai kabupaten tujuan wisata di Provinsi Bengkulu.

Menariknya, saat dikonfirmasi Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Belitar Seberang menyatakan tidak lagi terlibat langsung dalam pengelolaan Air Terjun Tri Sakti. (Rls)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment