FGD Pembenihan Nila Digelar, AKREL Perkuat Kurikulum dan Kemitraan dengan Pokdakan

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 18 Jun 2026, 21:39:04 WIB Kabupaten Rejang Lebong
FGD Pembenihan Nila Digelar, AKREL Perkuat Kurikulum dan Kemitraan dengan Pokdakan

Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong--  Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong (AKREL) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Relevansi Pembelajaran Teknologi Pembenihan Nila dalam Program Revitalisasi Perguruan Tinggi Vokasi Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk menyelaraskan pembelajaran vokasi dengan kebutuhan dunia kerja dan sektor perikanan budidaya.

Direktur AKREL, Kiky Nurfitri Sari, SP., M.Si., melalui Wakil Direktur Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Nur'aini, S.Pt., M.Pt., menyampaikan bahwa program revitalisasi perguruan tinggi vokasi merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.

"Melalui FGD ini kami berharap memperoleh berbagai masukan dari para pemangku kepentingan guna memperkuat pembelajaran Teknologi Pembenihan Nila serta menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing. Hal ini tentu memerlukan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha dan dunia industri, serta masyarakat," ujar Nur'aini saat membuka kegiatan.

Ia menambahkan, FGD tersebut diikuti 34 peserta yang terdiri dari akademisi, teknisi, mahasiswa, alumni, penyuluh perikanan, perwakilan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong, serta kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan). Kegiatan ini bertujuan menghimpun masukan terkait pengembangan kurikulum, metode pembelajaran, peningkatan kompetensi mahasiswa, penguatan sarana praktik, hingga pengembangan kemitraan.

Selain itu, hasil diskusi nantinya akan menjadi salah satu dasar penyempurnaan proses pembelajaran pada Mata Kuliah Pengelolaan Pembenihan Ikan dan Bioteknologi Akuakultur. Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan diharapkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan lapangan dan mampu berkontribusi pada pengembangan sektor perikanan budidaya.

" Dalam FGD ini, kita menghadirkan narasumber Wahyu Budi Wibowo, S.St.Pi., M.P. dari Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Jambi yang membahas manajemen induk, teknik jantanisasi ikan nila monoseks, metodologi, aplikasi praktis, serta standar industri serta Aryanto, S.P., M.AP. dari Dinas Pertanian dan Perikanan Rejang Lebong memaparkan materi mengenai Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB) dan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB)," tambahnya. 

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, AKREL juga melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Lestari dan Pokdakan Sekar Wangi. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan vokasi dengan pelaku usaha perikanan budidaya, sekaligus membuka ruang praktik dan pembelajaran yang lebih aplikatif bagi mahasiswa.

" Kita berharap FGD tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan. Selain itu, kita juga berharap kegiatan ini menghasilkan rekomendasi yang konstruktif bagi pengembangan pembelajaran serta peningkatan kompetensi lulusan Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong, khususnya di bidang perikanan budidaya," tutupnya. (Red)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment