Jembatan Perintis Garuda Mulai Dikerjakan, Petani Tabarenah Bersiap Nikmati Akses Lebih Mudah

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 23 Sep 2026, 11:38:58 WIB Kabupaten Rejang Lebong
Jembatan Perintis Garuda Mulai Dikerjakan, Petani Tabarenah Bersiap Nikmati Akses Lebih Mudah

Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Tabarenah, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong, mulai dikerjakan. Alat berat excavator telah berada di lokasi untuk memulai tahap awal pembangunan.

Bagi masyarakat Tabarenah, pembangunan jembatan ini menjadi kabar baik, khususnya bagi petani yang membutuhkan akses menuju lahan dan membawa hasil pertanian. Selama ini, kondisi akses menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kelancaran aktivitas warga di kawasan tersebut.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, mengatakan pembangunan jembatan diarahkan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas pertanian.

“Harapan kita dengan adanya jembatan ini, akses masyarakat semakin mudah, terutama para petani dalam menuju lahan maupun membawa hasil pertanian. Jadi hasil panen bisa lebih mudah dikeluarkan dan aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar,” ujar Dandim.

Ia menambahkan, keberadaan infrastruktur tersebut juga diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengangkut berbagai kebutuhan pertanian, seperti pupuk, bibit maupun perlengkapan lainnya.

“Jembatan ini bukan hanya sekadar menghubungkan dua sisi wilayah. Yang lebih penting adalah bagaimana akses ini nantinya bisa digunakan masyarakat untuk mendukung kegiatan sehari-hari dan meningkatkan kelancaran aktivitas ekonomi mereka,” tambah Dandim. 

Pembangunan dilakukan melalui jajaran Kodim 0409/Rejang Lebong dengan melibatkan masyarakat dalam persiapan di lokasi. Personel TNI bersama warga bergotong royong menyiapkan akses sebelum pekerjaan konstruksi dilaksanakan.

" Jembatan beton ini direncanakan memiliki panjang 9 meter dengan lebar 3 meter. Infrastruktur ini diproyeksikan memberikan manfaat bagi sekitar 230 kepala keluarga atau kurang lebih 456 jiwa," jelas Dandim. 

Lebih lanjut, Bagi petani jembatan tersebut nantinya diharapkan dapat memangkas hambatan dalam mobilitas menuju lahan dan membawa hasil panen. Akses yang lebih mudah juga membuka peluang agar aktivitas pengangkutan hasil pertanian dapat dilakukan menggunakan kendaraan dengan lebih lancar.

Dandim menambahkan, pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

“Kita ingin pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat. Ketika akses pertanian terbuka, masyarakat lebih mudah beraktivitas, hasil pertanian lebih mudah dibawa keluar, dan roda perekonomian di desa juga bisa bergerak lebih baik,” Tutup Dandim. (Red) 

 




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment