Kisah Ismail, Perajin Keranjang yang Kini Punya Rumah Layak Berkat TMMD

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 13 Mar 2026, 12:03:46 WIB Kabupaten Rejang Lebong
Kisah Ismail, Perajin Keranjang yang Kini Punya Rumah Layak Berkat TMMD

Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong – Di usianya yang sudah 65 tahun, tangan Ismail Efendi masih terlihat lincah menganyam tali pita dari limbah plastik menjadi keranjang dan tas belanja. Dari keterampilannya itu, ia bertahan hidup seorang diri tepatnya di Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Namun di balik ketekunannya bekerja, Ismail menyimpan cerita hidup yang cukup berat. Selama bertahun-tahun ia tinggal di sebuah pondok papan yang sudah rapuh. Atap rumahnya banyak yang bocor, sementara dindingnya berlubang sehingga angin mudah masuk ke dalam rumah.

“Kalau malam hari angin masuk dari celah papan yang rusak. Rasanya dingin sekali sampai ke tulang,” ujar Ismail mengenang kehidupannya, Kamis (26/2/2026).

Saat hujan turun, kondisi rumahnya semakin memprihatinkan. Air sering masuk dari atap yang bocor sehingga bagian dalam rumah menjadi basah. Agar tetap bisa tidur, Ismail terpaksa menutup tubuhnya dengan karung atau plastik.

“Supaya bisa tidur, saya sering menyelimuti badan dengan karung atau plastik agar tidak basah terkena air hujan,” tuturnya.

Namun kini kehidupan Ismail mulai berubah. Dua pekan terakhir, pondok tempat tinggalnya diperbaiki melalui program rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan Kodim 0409/Rejang Lebong.

Kini Ismail telah menempati rumah yang lebih layak dengan ukuran 6 x 6 meter. Rumah tersebut sudah memiliki lantai semen dan aliran listrik sehingga jauh lebih nyaman untuk ditempati.

Dengan kondisi rumah yang lebih baik, Ismail semakin semangat bekerja membuat keranjang dan tas belanja dari limbah plastik. Hasil kerajinannya biasanya dijual kepada para petani di sekitar desa.

Dari usaha tersebut, ia bisa memperoleh penghasilan sekitar Rp1,5 juta per bulan, yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Perubahan nasib juga dirasakan Rozi (70), seorang warga yang sehari-hari bekerja mengumpulkan batu. Sebelumnya ia tinggal di gubuk sederhana di bawah jurang tanpa listrik dan sanitasi yang layak.

Melalui program TMMD yang sama, kini Rozi juga telah memiliki rumah semi permanen yang dilengkapi fasilitas MCK dan air bersih.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada M.Tr.Opsla menjelaskan, selain merehab lima rumah warga, program TMMD juga membangun sumur bor di beberapa titik serta membuka jalan sepanjang 4,1 kilometer yang menghubungkan lima desa.

“Jalan ini nantinya akan mempermudah akses masyarakat sekaligus menjadi jalur produksi pertanian,” jelasnya.

Tidak hanya pembangunan fisik, kegiatan TMMD juga menyentuh bidang pendidikan. Salah satunya dengan memberikan kursus Bahasa Inggris gratis kepada 30 anak desa selama empat bulan.

Sementara itu, Kepala Desa Seguring, Yan Husin Damiri, mengapresiasi pelaksanaan TMMD di wilayahnya. Menurutnya, program tersebut tidak hanya membantu pembangunan desa, tetapi juga memberikan harapan baru bagi masyarakat.

“Program TMMD ini sangat membantu masyarakat. Bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga memberikan perubahan bagi kehidupan warga,” tutupnya. (Red)

 

 

 




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment