Kodim 0409 Rejang Lebong Siap Kawal Program Cetak Sawah, Fokus Atasi Kendala Irigasi

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 03 Jun 2026, 23:20:13 WIB Kabupaten Rejang Lebong
Kodim 0409 Rejang Lebong Siap Kawal Program Cetak Sawah, Fokus Atasi Kendala Irigasi

Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong -- Komitmen mendukung ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan Kodim 0409/Rejang Lebong. Salah satunya melalui dukungan penuh terhadap program cetak sawah yang tengah dijalankan pemerintah di wilayah Provinsi Bengkulu, khususnya Kabupaten Rejang Lebong.

Komitmen tersebut disampaikan Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, saat menghadiri rapat evaluasi Program Cetak Sawah Rakyat dan pembahasan percepatan penanganan irigasi yang digelar di Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (2/6/2026).

Dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, dibahas perkembangan program cetak sawah yang menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan dan memperluas lahan pertanian produktif.

Berdasarkan data yang dipaparkan, Bengkulu memperoleh alokasi cetak sawah seluas 2.200 hektare pada tahun 2025. Sebagian besar lahan telah melalui tahap perencanaan dan konstruksi, bahkan ratusan hektare di antaranya sudah dimanfaatkan petani untuk kegiatan tanam hingga panen.

Namun demikian, masih terdapat sejumlah kendala di lapangan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah lahan cetak sawah seluas sekitar 572 hektare di Desa Tanjung Gelang, Rejang Lebong, yang hingga kini belum dapat dimanfaatkan secara maksimal akibat belum tersedianya pasokan air irigasi yang memadai.

Menanggapi kondisi tersebut, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla menegaskan bahwa TNI siap terlibat aktif dalam mendukung percepatan penyelesaian berbagai hambatan yang ada.

"Kami siap mendukung program cetak sawah ini secara maksimal. TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, instansi teknis, Balai Wilayah Sungai, dan masyarakat agar persoalan irigasi bisa segera teratasi sehingga lahan yang sudah dicetak dapat dimanfaatkan oleh petani. Program ini akan kita maksimalkan bersama," ujar Dandim.

Menurutnya, keberhasilan program cetak sawah tidak hanya bergantung pada pembukaan lahan baru, tetapi juga harus didukung oleh infrastruktur irigasi yang mampu menjamin ketersediaan air secara berkelanjutan.

Ia menambahkan, penyelesaian persoalan irigasi memerlukan kajian teknis yang matang agar solusi yang diambil sesuai dengan kondisi geografis dan kebutuhan lahan pertanian di wilayah tersebut.

Sementara itu, Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan pemerintah terus berupaya mencari solusi agar seluruh lahan cetak sawah yang telah dibangun dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

Berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari pembangunan jaringan perpipaan hingga koordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendapatkan dukungan pembangunan sarana irigasi tambahan. (Rls)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment