Lapas Curup Latih Warga Binaan Bikin Keripik Singkong, Bekal Untuk Mandiri

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 21 Okt 2026, 18:52:22 WIB Kabupaten Rejang Lebong
Lapas Curup Latih Warga Binaan Bikin Keripik Singkong, Bekal Untuk Mandiri

Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong -- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup terus mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Salah satunya melalui pelatihan pembuatan keripik singkong yang memberikan keterampilan praktis sekaligus mengenalkan peluang usaha.

Dalam kegiatan tersebut, warga binaan mengikuti langsung setiap tahapan pembuatan keripik, mulai dari menyiapkan bahan baku, mengiris singkong, hingga menggoreng dan menyelesaikan produk.

Kegiatan dilakukan secara praktik agar warga binaan tidak hanya memahami proses pengolahan makanan, tetapi juga mampu menghasilkan produk yang layak dan memiliki nilai ekonomi.

Selain keterampilan mengolah bahan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk melatih kedisiplinan, ketelitian, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja secara teratur.

Kepala Lapas Kelas IIA Curup, Untung Cahyo Sidharto, mengatakan pembinaan kemandirian menjadi salah satu bagian penting dalam mempersiapkan warga binaan sebelum kembali ke lingkungan masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti pembuatan keripik singkong, kami ingin memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk belajar, mengembangkan potensi, dan menghasilkan sesuatu yang bernilai. Harapannya, keterampilan ini dapat menjadi bekal positif bagi mereka setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, keterampilan yang diperoleh selama menjalani pembinaan diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk membuka usaha sederhana maupun menjadi bekal mencari pekerjaan setelah menyelesaikan masa pidana.

" Lapas Kelas IIA Curup akan terus mendorong kegiatan pembinaan yang bersifat produktif dan sesuai dengan potensi warga binaan. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemandirian sekaligus membantu warga binaan lebih siap menjalani proses kembali ke tengah masyarakat," tutupnya. (Rls)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment