Reses Dapil IV di Curup Selatan, Warga Soroti Ketimpangan Bansos dan Infrastruktur

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 09 Des 2025, 11:55:51 WIB Kabupaten Rejang Lebong
Reses Dapil IV di Curup Selatan, Warga Soroti Ketimpangan Bansos dan Infrastruktur

Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong -- Reses anggota DPRD Rejang Lebong Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang digelar di Kecamatan Curup Selatan, Senin (08/12/2025), berlangsung dinamis. Warga memanfaatkan forum reses untuk menyampaikan beragam persoalan, mulai dari penyaluran bantuan sosial hingga kondisi infrastruktur yang dinilai belum memadai.

Dalam reses tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Rejang Lebong, Pera Hariyani, Wakil Ketua II DPRD Rejang Lebong Lukman Effendi, SH, JE Ahmad Rafif Ghali, SH.,Juwita Astuti, SIP, MAP., M Ali, ST., Lukman Effendi, SH., Hidayatullah., serta Sanusi Pane, S.Sos (PKB) dan Camat Curup Selatan serta sejumlah perwakilan OPD seperti Dinas PUPR-PKP, Dinas Pertanian dan Perikanan, serta Dinas PMD.

Wakil Ketua I DPRD Rejang Lebong, Pera Hariyani, membuka kegiatan dengan menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi bahan penting dalam penyusunan kebijakan daerah. Ia berharap masukan warga sejalan dengan visi–misi Bupati dan dapat mendorong pembangunan yang lebih merata.

Salah satu keluhan yang cukup menonjol datang dari Yulisma, warga Kelurahan Suka Marga. Ia mempertanyakan akurasi penyaluran BLT Kesra, yang menurutnya tidak tepat sasaran.

“Ada penerima yang justru tergolong mampu, sementara warga yang kesulitan tidak tersentuh bantuan,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi I DPRD Rejang Lebong, Hidayatullah, menyebut persoalan tersebut masih sering terjadi akibat penggunaan data lama.

“Musyawarah desa dan kelurahan sebenarnya sudah dilakukan. Namun karena data yang dipakai belum diperbarui, masalah seperti ini masih muncul. Kita berharap perbaikan data bisa dipercepat,” jelasnya.

Sementara itu, Dinas Sosial melalui perwakilannya, Taufik, memberikan penjelasan teknis terkait sumber data penerima bantuan yang berasal dari tiga instansi, termasuk Kemensos dan BPS. Ia menegaskan bahwa bantuan diprioritaskan untuk warga yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4.

“Jika ada warga yang merasa berhak tapi belum masuk data, mereka bisa langsung ke kantor desa atau kelurahan. Operator sudah disiapkan untuk menginput pembaruan data,” ungkapnya.

Tak hanya soal bantuan sosial, warga juga menyuarakan persoalan infrastruktur. Radit dari Lubuk Ubar serta Tamzil dari Gang Guru-Guru Air Putih Baru mengeluhkan kondisi drainase yang dinilai kurang memadai dan sering menimbulkan genangan.

Sementara itu, Kepala Desa Watas Marga, Jumadi, mengusulkan program berbeda: permintaan alat daur ulang sampah plastik untuk mengurangi tumpukan sampah yang kerap menumpuk di tepian jalan desa.

Keluhan masyarakat tersebut langsung ditanggapi Ketua Komisi III DPRD Rejang Lebong, Rizal Tahsin, didampingi anggota Komisi III Surya. Keduanya menegaskan bahwa seluruh aspirasi akan diakomodasi dalam pembahasan pokok-pokok pikiran dewan tahun anggaran 2027. (Red)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment