Reses Di Kelurahan Dwi Tunggal, Anggota DPRD Rejang Lebong Dapil I Terima Sejumlah Usulan

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 09 Des 2025, 11:25:32 WIB Kabupaten Rejang Lebong
Reses Di Kelurahan Dwi Tunggal, Anggota DPRD Rejang Lebong Dapil I Terima Sejumlah Usulan

 

Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong -- Program reses anggota DPRD Kabupaten Rejang Lebong tahun anggaran 2025 kembali digelar. Dimana sebanyak delapan anggota DPRD Dapil I turun langsung menjumpai warga di Kantor Kelurahan Dwi Tunggal, Kecamatan Curup, mulai pukul 09.00 WIB, untuk menghimpun masukan serta keluhan terkait kebutuhan masyarakat, Senin, (08/12/25). 

Kedelapan Anggota DPRD Rejang Lebong Dapil I yang hadir diantaranya Guntur Utama Jaya, SH, Rheki Ahmadi, Putra Mas Wigoro, Ari Wibowo, SE, Titin Sumarni, Firmansyah, Anton Doriska, ST dan Lidia Marlina, SH serta turut diikuti oleh jajaran OPD di lingkungan Pemerintah Daerah, tokoh masyarakat, perwakilan desa, serta para warga yang menyampaikan aspirasi.

Anggota DPRD Rejang Lebong, Guntur Utama Jaya, SH, mengatakan bahwa reses ini menjadi momentum penting bagi wakil rakyat untuk merangkum kebutuhan warga secara langsung.

“Alhamdulillah kegiatan reses akhir tahun berjalan lancar dan di sambut antusias oleh warga dengan menyampaikan berbagai aspirasi, khususnya terkait berbagai persoalan di wilayah Dapil I,” jelas Guntur.

Dalam dialog yang berlangsung, sejumlah usulan dan aspirasi warga disampaikan antaranya keluhan terkait dengan tingginya harga pasir, yang kini mencapai Rp. 600.000–Rp. 700.000 per truk, namun kualitasnya dinilai buruk, minimnya pembangunan jalan lingkungan, di mana banyak ruas di permukiman mengalami kerusakan. Tidak adanya penerangan jalan di gang-gang yang sering dilalui anak-anak dan warga pada malam hari serta keluhan lain mulai dari longsor, banjir dadakan, kerusakan tiga alat berat TPA Jambu Keling, hingga masalah layanan BPJS kesehatan. 

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Anggota DPRD Rejang Lebong Rheki Ahmadi memastikan seluruh aspirasi akan dibawa ke pembahasan bersama pemerintah daerah.

“ Dari aspirasi yang disampaikan dalam reses ini akan kami teruskan ke pihak eksekutif untuk menjadi prioritas pada anggaran tahun 2026 atau 2027. Saat ini memang ada efisiensi anggaran, tetapi masukan warga tetap kami perjuangkan. Yang jelas selagi itu kepentingan masyarakat luas kami akan perjuangkan," tutupnya. (Red)

 




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment