Tim Alfa TNI Diterjunkan dari Udara Padamkan Bara Karhutla Way Kambas

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 26 Agu 2026, 08:08:59 WIB Daerah
Tim Alfa TNI Diterjunkan dari Udara Padamkan Bara Karhutla Way Kambas

Realnewsbengkulu.com || Lampung -- Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) terus dipercepat menyusul instruksi Presiden RI Prabowo Subianto.

Pada Selasa (25/8/26), Tim Alfa TNI gabungan dari TNI AD, TNI AL, dan TNI AU diterjunkan ke kawasan Desa Braja Kencana, Lampung Timur. Pasukan tersebut dikerahkan untuk mencari sekaligus memadamkan titik-titik bara yang masih tersisa setelah kebakaran sebelumnya.

Pengerahan pasukan dilakukan setelah pemantauan menggunakan drone thermal menemukan sejumlah titik panas yang masih berpotensi memicu kebakaran kembali. Titik panas itu berada di area sekitar 123 hektare yang terbakar pada 23-24 Agustus 2026, mencakup wilayah Desa Braja Kencana dan Braja Luhur.

Medan yang sulit dijangkau membuat proses penanganan tidak bisa dilakukan hanya melalui jalur darat. Untuk mempercepat pergerakan personel, pasukan diterjunkan dari udara dengan metode fast roping agar dapat mencapai lokasi yang sulit diakses secara konvensional.

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), yang turun langsung memimpin penanganan karhutla bersama Forkopimda, mengatakan berbagai kemampuan dan teknologi dikerahkan untuk mempercepat pemadaman.

" Selain pasukan darat, penanganan juga didukung operasi water bombing serta drone penyemprot. Drone tersebut memiliki kapasitas 16 liter, 30 liter hingga 100 liter dan digunakan untuk menjangkau titik-titik yang sulit didatangi personel," jelas Pangdam. 

Menurut Pangdam, langkah ini dilakukan agar bara yang masih tersisa dapat ditemukan dan dipadamkan sehingga tidak kembali berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.

" Penanganan karhutla di Way Kambas juga menjadi perhatian karena kawasan ini merupakan habitat gajah Sumatera. Selain menjaga kawasan hutan, upaya pemadaman dilakukan untuk melindungi puluhan desa yang berada di sekitar TNWK dari dampak kebakaran," tambahnya. 

Ia menambahkan, sepanjang 21-24 Agustus 2026, karhutla tercatat terjadi di sejumlah wilayah. Kebakaran sekitar 673 hektare terjadi di Desa Braja Harjosari pada 21-22 Agustus, kemudian sekitar 123 hektare di Desa Braja Kencana dan Braja Luhur pada 23-24 Agustus. Sementara di wilayah Rantau Jaya, luas lahan yang terbakar sekitar 6,4 hektare.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah bahu-membahu dalam penanganan karhutla di wilayah TNWK

" Kami juga berterimakasih kepada Bapak Presiden atas perhatian dan atensi khusus kepada Taman Nasional Way Kambas ini," pungkasnya. 

Apresiasi dan harapan yang sama disampaikan Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M., Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., Bupati Lampung Timur Hj. Ela Siti Nuryamah, M.E., M.A.P., serta jajaran Forkopimda Lampung Timur yang turut menyaksikan pelaksanaan instruksi Presiden RI tersebut. (Rls)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment