AKREL Gelar Pelatihan Penyusunan Perangkat Ajar, Dorong Pembelajaran Vokasi Lebih Berkualitas

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 13 Agu 2026, 21:58:25 WIB Kabupaten Rejang Lebong
AKREL Gelar Pelatihan Penyusunan Perangkat Ajar, Dorong Pembelajaran Vokasi Lebih Berkualitas

Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong -- Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong (AKREL) menggelar Pelatihan Penyusunan Perangkat Ajar untuk memperkuat kualitas pembelajaran vokasi sekaligus memastikan materi yang diberikan kepada mahasiswa tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Kegiatan yang mengangkat tema “Membangun Pembelajaran Vokasi Berkualitas melalui Perangkat Ajar yang Sistematis, Inovatif, dan Relevan” ini diikuti seluruh dosen dan teknisi AKREL, dengan menghadirkan tiga pemateri dari perguruan tinggi vokasi. Dua pemateri berasal dari Politeknik Negeri Lampung, yakni Dr. Desi Maulida, S.P., M.Si. dan Riko Noviadi, S.Pt., M.Si., sementara satu pemateri lainnya adalah Nur Rahmawaty Arma, S.Pi., M.Sc., Ph.D. dari Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Makassar.

Direktur AKREL, Kiky Nurfitri Sari, SP., M.Si., melalui Ketua pelaksana kegiatan, Restu Mekar Muninggar, S.Pt., M.Sc., mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya memperbarui perangkat ajar yang selama ini telah digunakan di AKREL.

Menurutnya, pembaruan diperlukan agar perangkat ajar yang digunakan dosen tidak hanya berorientasi pada penyampaian teori, tetapi juga mampu membekali mahasiswa dengan keterampilan yang dibutuhkan saat memasuki dunia kerja.

“Perangkat ajar merupakan salah satu hal yang paling pokok dalam proses dosen mengajar mahasiswa. Karena itu, kebutuhan dunia kerja menjadi hal yang sangat penting untuk diselaraskan dengan perangkat ajar yang kita gunakan,” jelasnya, Rabu (12/08/26) pagi. 

Ia menambahkan, pelatihan tersebut juga menjadi ruang bagi para dosen untuk melihat kembali materi yang diberikan kepada mahasiswa. Dengan demikian, pembelajaran di AKREL diharapkan semakin adaptif terhadap perubahan dan kebutuhan dunia kerja.

“Kami berharap AKREL bisa memiliki perangkat ajar dengan komponen yang terus diperbarui sesuai kurikulum terbaru, sehingga lulusan yang dihasilkan benar-benar mampu beradaptasi ketika memasuki dunia kerja,” tambahnya. 

Melalui pembaruan perangkat ajar tersebut, sambungnya, AKREL Rejang Lebong berupaya memperkuat karakter pendidikan vokasi yang menempatkan keterampilan, kompetensi dan kebutuhan dunia kerja sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran.

" AKREL terus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran sebagai bagian dari penguatan pendidikan vokasi. Dimana bagi pendidikan vokasi dituntut mampu menghubungkan pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan kompetensi," tambahanya. 

Sekedar diketahui, dari tiga pemateri memberikan pemaparan yang berbeda-beda, diantaranya Dr. Desi Maulida, S.P., M.Si. memberikan materi mengenai penyusunan perangkat ajar yang dikaitkan dengan kebutuhan dunia kerja. Dalam pembelajaran vokasi, dosen didorong tidak hanya memberikan teori, tetapi juga memastikan mahasiswa mendapatkan keterampilan yang dapat diterapkan ketika masuk ke dunia kerja.

Sementara itu, Riko Noviadi, S.Pt., M.Si., membahas penyelarasan perangkat ajar dengan capaian pembelajaran lulusan. Materi ini menjadi penting agar apa yang dipelajari mahasiswa memiliki keterkaitan yang jelas dengan kompetensi yang harus mereka kuasai setelah menyelesaikan pendidikan.

Disisi lain, pemateri Nur Rahmawaty Arma, S.Pi., M.Sc., Ph.D. dari Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Makassar, memaparkan sejumlah kebijakan terbaru terkait perangkat ajar, termasuk perkembangan regulasi dan ketentuan kementerian yang perlu menjadi perhatian dalam penyusunan pembelajaran. (Red)

 




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment