AKREL Komitmen Wujudkan Kampus Bebas Kekerasan Seksual, Perundungan Dan Intoleransi

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 14 Sep 2023, 20:50:10 WIB Kabupaten Rejang Lebong
AKREL Komitmen Wujudkan Kampus Bebas Kekerasan Seksual, Perundungan Dan Intoleransi

 

Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong --
Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong (AKREL) sukses melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2023, kegiatan PKKMB yang digelar selama dua hari tersebut diikuti oleh 47 orang calon mahasiswa baru dari 3 program studi yang ada di AKREL.

Menariknya, sebelum menutup kegiatan PKKMB, Kampus yang memiliki tiga program studi yakni program studi Budidaya Tanaman Holtikultura, program studi Teknologi Produksi Ternak Unggas dan prorgam studi Budidaya Perikanan Air Tawar tersebut berkomitmen bersama untuk mendukung dan mewujudkan kampus bebas kekerasan seksual, perundungan dan intoleransi.

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Pakta integritas " Mengukuhkan Komitmen Civitas Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong dalam Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) untuk mewujudkan kampus yang aman dan berintegritas".

Direktur AKREL Ir. Joko Sutopo Sugeng Hartono, MTA melalui Ketua panitia kegiatan Indriati Meilina Sari S.IP M.Si didampingi Ketua Tim Satgas PPKS AKREL Triayu Rahmadiah S.Pi M.Si mengatakan selain pembentukan karakter mahasiswa dan menumbuhkan kemampuan serta skill kepada mahasiswa baru melalui berbagai kegiatan PKKMB pihaknya berkomitmen bersama untuk mewujudkan Kampus bebas kekerasan seksual perundungan dan intoleransi.

" Hari ini, sebelum kita menutup kegiatan PKKMB kita bersama-sama berkomitmen untuk mewujudkan kampus bebas kekerasan seksual," jelasnya.

Setelah penandatanganan pakta integritas Kampus bebas kekerasan seksual perundungan dan intoleransi yang pertama di Kabupaten Rejang Lebong, nantinya Tim Satgas akan mengawasi dan menerima pengaduan dari mahasiswa jika terdapat hal-hal yang mengarah kekerasan seksual perundungan dan intoleransi, baik antar mahasiswa maupun antar dosen dan mahasiswa.

" Kekerasan seksual perundungan dan intoleransi, tiga hal ini merupakan dosa besar pendidikan, maka dari itu kita bersama sama mengawasi dan meminimalisir serta mengantisipasi terjadi hal tersebut untuk mewujudkan kampus AKREL menjadi ruang aman bagi pendidikan. Selain itu juga melalui komitmen bersama ini kita mengajak mahasiswa dan masyarakat Rejang Lebong khususnya untuk berani buka suara jika ada hal hal kekerasan seksual dilingkungan kita," tutupnya. (Red/Adv)



 




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment