Bersama Warga Desa Penanjung Panjang, Babinsa Koramil 409-10 BI Bersatu Wujudkan Ketahanan Pangan

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 15 Mei 2026, 21:09:03 WIB Kabupaten Kepahiang
Bersama Warga Desa Penanjung Panjang, Babinsa Koramil 409-10 BI Bersatu Wujudkan Ketahanan Pangan

Realnewsbengkulu.com || Kepahiang -- Hamparan lahan jagung di Desa Penanjung Panjang, Kecamatan Tebat Karai, kembali menjadi simbol semangat masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan. Setelah sukses melaksanakan panen raya beberapa waktu lalu, para petani kini kembali turun ke lahan untuk melakukan penanaman ulang sebagai bentuk komitmen menjaga produktivitas pertanian secara berkelanjutan.

Program “1 Desa 1 Hektar” yang digalakkan oleh Pemerintah mulai memperlihatkan hasil positif. Tidak hanya mampu meningkatkan aktivitas pertanian warga, program ini juga menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara masyarakat dan TNI mampu mendorong terwujudnya swasembada pangan dari tingkat desa.

Keterlibatan aktif Babinsa Koramil 409-10/Bermani Ilir, Kodim 0409/Rejang Lebong menjadi bagian penting dalam keberhasilan program tersebut. Serda Bambang Hari Priyanto secara rutin turun langsung ke lapangan untuk memantau perkembangan pertanian sekaligus memberi semangat kepada kelompok tani agar tetap konsisten mengelola lahan mereka.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa tidak hanya sebatas pengawasan, namun juga menjadi bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat desa.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla melalui Babinsa Serda Bambang Hari Priyanto menyampaikan bahwa TNI akan terus hadir mendampingi masyarakat demi menjaga keberhasilan program ketahanan pangan.

“Kami ingin petani tetap semangat dan terus produktif. Kehadiran kami di lapangan sebagai bentuk dukungan agar pertanian masyarakat berkembang dan hasilnya benar-benar bermanfaat bagi kesejahteraan warga,” ujar Serda Bambang, Kamis (14/05/26) Siang. 

Kolaborasi antara TNI dan masyarakat di Desa Penanjung Panjang kini menjadi gambaran nyata bahwa ketahanan pangan dapat dibangun dari desa. Dengan semangat gotong royong dan pendampingan yang berkelanjutan, harapan menuju kemandirian pangan nasional perlahan mulai tumbuh dari lahan-lahan pertanian rakyat.

Sekedar di ketahui, sebelumnya, pada 7 Februari 2026, Desa Penanjung Panjang telah melaksanakan panen raya jagung dengan hasil yang cukup maksimal. Keberhasilan itu kemudian dilanjutkan dengan pengolahan kembali lahan pertanian guna memastikan siklus produksi pangan tetap berjalan tanpa terhenti.

Langkah cepat melakukan tanam ulang menunjukkan keseriusan masyarakat dalam mendukung program pemerintah terkait penguatan stok pangan daerah. Dengan pola pertanian berkelanjutan, desa ini diharapkan mampu menjadi salah satu contoh kawasan produktif di Kabupaten Kepahiang. (Rls)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment