Bupati RL Dan Gubernur Bengkulu Turun Bersama Ke Posko Perbatasan Curup - Lubuklinggau

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 07 Apr 2020, 01:34:52 WIB Kabupaten Rejang Lebong
Bupati RL Dan Gubernur Bengkulu Turun Bersama Ke Posko Perbatasan Curup - Lubuklinggau


Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong -- Berbagai upaya untuk melakukan pencegahan penyebaran masuknya virus Covid-19 di provinsi Bengkulu, salah satunya dengan meningkatkan pengamanan di wilayah perbatasan. Seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Rejang Lebong, dimana Pemkab RL meningkatkan pengamanan di perbatasan wilayah provinsi Bengkulu dengan Lubuklinggau dengan mendirikan posko penanggulangan dan pencegahan Covid - 19.

Menariknya, Jum'at (27/3/20) Bupati RL, DR. H. A. Hijazi, SH, Msi bersama Gubernur Bengkulu serta pejabat dilingkungan Pemprov Bengkulu dan Pemkab RL turun langsung melihat Posko penanggulangan dan pencegahan Covid-19. 


Dalam kesempatan tersebut, Bupati RL, DR. H. A. Hijazi, SH, Msi mengatakan posko tersebut bertujuan untuk melakukan filter dan penyaringan para pengunjung yang hendak memasuki wilayah Provinsi Bengkulu melalui Kabupaten Rejang Lebong bebas dari Virus Covid -19.

 

" ini merupakan upaya untuk mencegah dan menyelamatkan masyarakat Provinsi Bengkulu agar terhindar dari Covid-19, mengingat hingga saat ini Alhamdulillah kita provinsi Bengkulu belum ada masyarakat yang terindikasi ,dengan upaya ini kita berharap jangan sampai ada. selain itu untuk memastikan kesiapan posko perbatasan dalam mengantisipasi dan melakukan penyaringan wabah Covid-19", jelasnya.


Selain itu, peningkatan penjagaan wilayah perbatasan provinsi Bengkulu dengan provinsi tetangga merupakan langkah strategis yang di lakukan pemerintah dalam upaya memonitor arus masuk dan keluarnya warga yang melalui pintu masuk perbatasan Curup - Lubuklinggau. Tidak hanya itu, posko perbatasan tersebut melibatkan sejumlah dinas instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Dinkes RL, Satpol PP RL dan TNI - Polri.


" Sebelum warga masuk ke provinsi Bengkulu melalui kabupaten RL ini para petugas akan melakukan pengecekan suhu badan pengunjung, pengecekan riwayat perjalan, sejarah identitas, namun  jika dalam pemeriksaan pengunjung dinyatakan bergejalah atau terindikasi mengarah ke Covid-19, maka petugas posko perbatasan akan melakukan karantina bahkan menolak pengunjung untuk memasuki wilayah provinsi Bengkulu", tutupnya. (Red)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment