Dikeluhkan Warga Saat Reses, Suhardhi DS Akan Cek Kondisi Jembatan Gantung Di Desa Tabarenah

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 18 Mar 2022, 21:38:57 WIB Kabupaten Rejang Lebong
Dikeluhkan Warga Saat Reses, Suhardhi DS Akan Cek Kondisi Jembatan Gantung Di Desa Tabarenah

 

Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong -- Guna menindaklanjuti salah satu pengajuan  dari hasil reses sidang ke-I tahun sidang 2022 di Desa Tabarenah Kecamatan Curup Utara, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu Suhardhi DS, S.H akan segera cek kondisi jembatan gantung yang dilaporkan masyarakat sudah dalam keadaan memprihatinkan.

Hal tersebut diungkapkan Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Suhardhi DS, S.H usai menggelar reses yang dikuti puluhan warga Desa Tabarenah, Jum'at (18/03/22) Pagi.

" Reses kali ini banyak mengarah ke permintaan pembangunan fisik, salah satunya permintaan pembangunan atau perehaban jembatan gantung yang melintasi sungai mundu di Desa tabarenah, usai reses ini akan kita sampaikan dan perjuangkan, namun untuk memastikan kondisi dari jembatan gantung tersebut, kita akan segera cek kondisinya pada Minggu (20/03/22) mendatang," jelasnya.

Usai mengetahui kondisinya, sambung Suhardhi DS, S.H, nantinya akan disampaikan saat rapat menindaklanjuti hasil dari reses yang akan dihadiri oleh Gubernur Bengkulu dan seluruh Bupati di Provinsi Bengkulu.

" Saat rapat nantinya akan di sampaikan seluruh aspirasi masyarakat dari hasil reses, dan juga akan di ketahui aspirasi dari masyarakat tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi atau Pemerintah Daerah Kabupaten," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Desa Tabarenah Komi Aryadi mengatakan, di dusun II Desa Tabarenah terdapat 2 permintaan pembangunan dari masyarakat, dimana permintaan untuk dapat dilanjutkan pembangunan bronjong sepanjang 200 Meter dengan tinggi 6 Metar sebagai penahan dari musibah tanah longsor dan permintaan pembangunan atau rehab jembatan gantung yang sudah dalam kondisi sangat memperihatinkan.

" Untuk jembatan gantung di dusun II tersebut, terakhir dibangun 15 Tahun yang lalu, dengan panjang 25 Meter dan lebar 4 Meter. Saat ini jembatan yang melintasi sungai mundu tersebut sudah dalam kondisi memperihatinkan dimana sebagian besar lantai sudah mengalami kerusakan, padahal jembatan tersebut merupakan akses penghubung antara warga dusun II dengan warga dusun II yang tinggal di seberang sungai, selain itu juga sebagai akses para warga menuju perkebunan, yang kita khawatirkan jika ada musibah kepada warga dusun II di seberang sungai sedangkan jembatan tidak bisa di lewati. Kita sangat berharap wakil kita Suhardhi DS dapat memperjuangkan pembangunan jembatan tersebut," harapkan. (Red)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment