Dinas Pariwisata RL Gelar Pelatihan Peningkatan Inovasi dan Higienitas Sajian Kuliner UMKM

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 14 Agu 2023, 22:34:49 WIB Kabupaten Rejang Lebong
Dinas Pariwisata RL Gelar Pelatihan Peningkatan Inovasi dan Higienitas Sajian Kuliner UMKM

 

Reanewsbengkulu.com || Rejang Lebong -- Guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor kuliner, Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong menggelar program pemberdayaan masyarakat dalam bentuk pelatihan yang fokus pada peningkatan inovasi dan higienitas dalam sajian kuliner.

Menariknya kegiatan yang digelar mulai dari Selasa (08/09/23) hingga Jum'at (11/08/23) tersebut diikuti oleh 40 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari berbagai jenis usaha yang ada di kabupaten Rejang Lebong.

Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong M. Budianto melalui Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Decky Eka Putra, S.STP mengatakan kegiatan pelatihan peningkatan inovasi dan higienitas dalam sajian kuliner ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para UMKM terkait dengan higienitas dan standar produk yang dihasilkan.

" Alhamdulillah pelatihan disambut antusias oleh para UMKM di kabupaten Rejang Lebong. Selama pelatihan ini para pelaku UMKM nantinya akan diberikan berbagai macam materi, pada intinya pelatihan ini bertujuan untuk memahami para pelaku ekonomi kreatif di kabupaten Rejang Lebong untuk lebih memahami higienitas dan standar produk yang dihasilkan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu Karmawanto yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut mengatakan, melalui kegiatan pelatihan tersebut diharapkan produk yang dikelola oleh UMKM khususnya di kabupaten Rejang Lebong dapat lebih dikenal dengan baik oleh masyarakat dan lebih berkembang lagi kedepannya.

" Melalui kegiatan ini kita memberikan pemahami kepada UMKM bagaimana produk UMKM harus memiliki izin, yaitu Nomor Induk Berusaha (NIB), dengan memilki NIB nantinya para UMKM dapat mengurus sertifikat dari BPOM yaitu sertifikat sehat dan sertifikat halal dari Kemenag sehingga produk yang diproduksi dapat dikenal dan tentunya terjamin bahwa produk yang dihasilkan adalah sehat dan halal," jelasnya.

Selain itu, sambungnya, dengan pelatihan ini pihaknya turut mensosialisasikan kepada para UMKM di Rejang Lebong untuk memiliki nama atau merk produk, sehingga dapat didaftarkan dalam HKI (Hak kekayaan Intelektual) yang dikeluarkan oleh Kemenkumham.

" Melalui pelatihan ini kita memfasilitasi dan membantu UMKM untuk melengkapi syarat agar dapat terdaftar di HKI, di tahun 2023 ini ada 75 produk UMKM di provinsi Bengkulu yang telah kita fasilitasi untuk terdaftar di HKI, untuk di Kabupaten Rejang Lebong sendiri ada 2 produk yang telah terdaftar di tahun 2023 ini," tutupnya. (Red)

 




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment