Jaring Aspirasi Masyarakat, Herizal Apriansyah, S.Sos Gelar Reses Di Objek Wisata Desa Purwodadi

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 06 Agu 2020, 12:01:33 WIB Kabupaten Rejang Lebong
Jaring Aspirasi Masyarakat, Herizal Apriansyah, S.Sos Gelar Reses Di Objek Wisata Desa Purwodadi

 

Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong -- Setelah sebelumnya melagelar reses untuk menjaring aspirasi masyarakat yang dilaksanakan di kantor Balai Desa, Desa Tanjung Dalam Kecamatan Curup Selatan, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu dapil IV Kabupaten Rejang Lebong-Lebong, Herizal Apriansyah, S.Sos kembali menggelar reses Masa sidang ke-II tahun sidang 2020 dikecamatan Bermani Ulu.

Menariknya, dalam menggelar reses di kecamatan Bermani Ulu, anggota DPRD Provinsi Bengkulu Partai PKS tersebut menggelar reses ditempat objek wisata Suro Manggi yang terdapat di Desa Purwodadi Kecamatan Bermani Ulu, Rabu (05/08/20).

Reses di Desa Duku Ulu Kecamatan Curup Tiimur

Herizal Apriansyah, S.Sos mangatakan, reses yang dilakukan di tempat wisata ini merupakan salah satu upaya untuk melihat secara langsung objek wisata yang di buat oleh pemerintah desa serta menjaring aspirasi masyarakat secara langsung di kecamatan Bermani Ulu.

" Sebelumnya kita telah mendengar aspirasi dan usulan dari masyarakat di Kecamatan Curup Selatan, dan kita melanjutkan kegiatan reses di objek wisata di desa Purwodadi Kecamatan Bermani Ulu untuk kembali mendengar aspirasi masyarakat di Bermani Ulu," jelasnya.

Ia menambahkan berbagai aspirasi dan usulan yang di sampaikan oleh masyarakat nantinya akan dibawa dan dibahas di rapat Paripurna pembahasan tahun anggaran 2021 mendatang yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

" Seluruh aspirasi masyarakat telah kita tampung dan akan kita perjuangkan, mulai dari proposal untuk pembangunan masjid yang disampaikan oleh M Fadil warga Purwodadi, hingga usualan bantuan sarana dan prasarana di lingkungan objek wisata Suro Manggi ini," tambahnya.

Reses di Desa Tanjung Dalam Kecamatan Curup Selatan

Tak hanya itu, sambungnya, berbagai usulan juga disampaikan masyarakat, seperti tiang dan lampu jalan yang belum mendapatkan perhatian bantuan pemerintah hingga mencapai 5 tahun lamanya.

" Selain itu ada juga keluh kesah dari masyarakat di bidang dunia pendidikan, dimana masyarakat cukup keberatan dengan proses belajar mengajar yang saat ini berlangsung dengan cara menggunakan handphone akibat dari dampak Covid-19, dimana masyarakat harus membeli kuota internet, dan menginginkan bantuan buku perpustakaan desa, sehingga anak tidak selalu berlajar menggunakan handphone namun menggunakan buku yang tersedia di perpustakaan desa. Seluruh aspirasi dan usulan dari masyarakat akan kita coba akomodir, jika usulan dalam wewenang provinsi akan kita sampaikan ke provinsi dan jika wewenang kabupaten maka akan kita sampaikan kepada teman-teman di DPRD kabupaten untuk dapat diperjuangkan," tutupnya. (Red)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment