Jembatan Garuda Buka Akses Pendidikan, SDN 111 Dwi Tunggal Mulai Dilirik Siswa dari Rimbo Recap

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 24 Jun 2026, 23:31:38 WIB Kabupaten Rejang Lebong
Jembatan Garuda Buka Akses Pendidikan, SDN 111 Dwi Tunggal Mulai Dilirik Siswa dari Rimbo Recap

Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong – Kehadiran Jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan Kelurahan Dwi Tunggal dengan Desa Rimbo Recap mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat, termasuk di sektor pendidikan. Hal ini disampaikan dalam kegiatan syukuran pembangunan Jembatan Garuda Tahap III yang digelar, Rabu (24/6/26) pagi. 

Kepala SDN 111 Dwi Tunggal, Khairul, M.Pd, mengatakan selama bertahun-tahun sekolah yang dipimpinnya mengalami kesulitan mendapatkan siswa baru. Lokasi sekolah yang berada di bagian ujung Kelurahan Dwi Tunggal membuat akses dari wilayah sekitar cukup terbatas, terutama bagi warga Desa Rimbo Recap.

Menurutnya, sebelum jembatan dibangun, calon siswa dari Rimbo Recap kurang berminat dikarena harus menempuh perjalanan lebih jauh untuk menuju sekolah. Kondisi tersebut membuat minat masyarakat menyekolahkan anaknya ke SDN 111 relatif rendah.

"Alhamdulillah, setelah adanya Jembatan Garuda, tahun ini mulai ada tambahan siswa baru dari Desa Rimbo Recap. Akses menuju sekolah menjadi lebih dekat dan cepat sehingga masyarakat lebih mudah menjangkau sekolah kami," jelas Khairul.

Saat ini, sambungnya jumlah siswa SDN 111 dari kelas I hingga kelas VI tercatat sebanyak 23 orang. Dengan terbukanya akses penghubung antarwilayah tersebut, pihak sekolah optimistis jumlah peserta didik akan terus bertambah pada tahun ajaran mendatang.

Selain fokus meningkatkan jumlah siswa, pihak sekolah bersama Posyandu dan TP PKK Dwi Tunggal juga berupaya mendirikan PAUD Mutiara 21. Gedung PAUD memanfaatkan salah satu bangunan yang berada di lingkungan SDN 111, meski masih memerlukan sejumlah perbaikan.

Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0409/Rejang Lebong yang telah membangun jembatan tersebut secara gotong royong bersama masyarakat. Menurutnya, manfaat jembatan tidak hanya dirasakan dalam aktivitas transportasi, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi perkembangan dunia pendidikan di wilayah tersebut.

Sementara itu, Lurah Dwi Tunggal, Kambali, mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan harapan masyarakat yang telah diperjuangkan selama lebih dari satu dekade.

"Kurang lebih 12 tahun usulan pembangunan jembatan ini terus kami sampaikan melalui Musrenbang. Alhamdulillah akhirnya dapat terwujud berkat bantuan Kodim 0409/Rejang Lebong, manfaat jembatan sangat besar karena tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga mendukung akses pendidikan hingga ekonomi," tutupnya. (Red)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment