Jembatan Garuda Dwi Tunggal Resmi Dimanfaatkan Warga, Akses Antarwilayah Kini Mudah

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 24 Jun 2026, 23:29:29 WIB Kabupaten Rejang Lebong
Jembatan Garuda Dwi Tunggal Resmi Dimanfaatkan Warga, Akses Antarwilayah Kini Mudah

Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong – Jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan Kelurahan Dwi Tunggal dengan Desa Rimbo Recap kini telah dimanfaatkan masyarakat setelah pembangunan fisiknya rampung 100 persen sejak 19 Mei 2026. Kehadiran jembatan tersebut disyukuri bersama dalam kegiatan syukuran pembangunan Jembatan Garuda Tahap III yang digelar pada Rabu (24/6/29) pagi. 

Kegiatan berlangsung di kawasan Jembatan Garuda, Kelurahan Dwi Tunggal, dan terhubung secara daring dengan pusat kegiatan syukuran yang dipusatkan di Bengkulu Tengah bersama Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong Iwan Sumantri Badar, SE, MM mewakili Bupati Rejang Lebong, Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, Kabag Log Polres Rejang Lebong AKP Aswani Kuncoro, perwakilan Kejaksaan Negeri Rejang Lebong, Camat Curup, Lurah Dwi Tunggal, Kepala Desa Rimbo Recap, tokoh agama, perangkat desa dan kelurahan serta masyarakat setempat.

Jembatan sepanjang 82 meter dengan lebar 1,2 meter itu dibangun secara gotong royong oleh personel TNI bersama masyarakat. Keberadaannya menjadi solusi bagi warga yang selama ini harus menempuh jalur yang lebih jauh dan sulit untuk beraktivitas sehari-hari.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla mengatakan jembatan tersebut telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas pendidikan dan perekonomian warga.

"Saat ini akses masyarakat menjadi lebih mudah. Pelajar, petani, maupun warga yang setiap hari melintas sudah dapat memanfaatkan jembatan ini untuk mempercepat mobilitas mereka," jelas Dandim.

Menurutnya, Jembatan Garuda diperkirakan memberi manfaat bagi sekitar 541 kepala keluarga atau lebih dari 1.040 jiwa yang berada di wilayah sekitar Dwi Tunggal dan Rimbo Recap. Selain memperpendek jarak tempuh, jembatan juga meningkatkan keamanan warga saat menyeberang maupun saat mengangkut hasil pertanian.

Sementara itu, dalam sambutannya secara daring, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan bahwa pembangunan jembatan merupakan bentuk kolaborasi antara TNI dan pemerintah dalam membantu mempercepat pembangunan daerah.

Ia berharap keberadaan Jembatan Garuda dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan hubungan antarwilayah.

"Pembangunan jembatan ini bertujuan mempermudah akses masyarakat. Kami berharap seluruh warga dapat menikmati manfaatnya dan bersama-sama menjaga serta merawat jembatan agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang," jelas Pangdam.

Pangdam juga mengajak masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan jembatan di wilayah lain yang masih membutuhkan akses penghubung. Menurutnya, laporan melalui Babinsa maupun satuan kewilayahan akan menjadi bahan pertimbangan untuk tindak lanjut pembangunan berikutnya.

Dengan telah berfungsinya Jembatan Garuda, warga Dwi Tunggal dan Rimbo Recap kini memiliki akses yang lebih cepat, aman, dan nyaman. Jembatan tersebut diharapkan menjadi sarana pendukung aktivitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan setempat. (Red)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment