Jembatan Tik Sirong Tuntas, Akses Warga Dan Hasil Pertanian Kembali Lancar

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 08 Agu 2026, 11:56:33 WIB Kabupaten Lebong
Jembatan Tik Sirong Tuntas, Akses Warga Dan Hasil Pertanian Kembali Lancar

RealnewsBengkulu.com || Lebong -- Jembatan Perintis Garuda di Desa Tik Sirong, Kecamatan Topos, Kabupaten Lebong, kini tuntas 100 persen dan sudah dapat dimanfaatkan masyarakat. Infrastruktur ini menjadi penghubung penting bagi warga yang sebelumnya kesulitan beraktivitas ketika debit sungai meningkat saat musim hujan.

Jembatan tersebut memiliki panjang 5 meter dan lebar 5 meter. Kehadirannya memberikan akses yang lebih aman bagi 341 kepala keluarga atau sekitar 1.191 jiwa yang tinggal di Desa Tik Sirong.

Akses ini juga sangat penting bagi warga yang bekerja sebagai petani. Jalur tersebut digunakan untuk menuju lahan pertanian sekaligus membawa hasil panen. Dengan kondisi jembatan yang sudah diperbaiki, aktivitas masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih lancar.

Sebelumnya, jembatan lama mengalami kerusakan akibat derasnya arus sungai. Kondisi itu membuat akses warga sempat terputus, terutama saat hujan deras. Tidak hanya mengganggu kegiatan ekonomi, situasi tersebut juga menyulitkan warga dalam mengakses sekolah dan pelayanan kesehatan.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr. Opsla, mengatakan, Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur pedesaan yang dilaksanakan melalui Kodim 0409/Rejang Lebong. Kehadiran jembatan diharapkan dapat memperkuat konektivitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

" Dengan tuntasnya jembatan diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat Desa Tik Sirong dan sekitarnya, " jelas Dandim. 

Menurutnya, akses yang lebih baik dapat membantu memperlancar mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian, sehingga jembatan tersebut tidak hanya menjadi sarana penghubung, tetapi juga diharapkan mampu mendukung aktivitas dan perekonomian masyarakat.

"Kini, warga Desa Tik Sirong tidak lagi harus terlalu khawatir dengan akses yang terputus saat kondisi sungai meningkat. Jembatan baru inj menjadi jalur penting yang kembali menghubungkan aktivitas masyarakat sehari-hari. Kita juga minta masyarakat untuk menjaga jembatan ini sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu lama," tutup Dandim. (Red)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment