Lapas Kelas IIA Curup Rawat Area Pertanian, Warga Binaan Dilatih Keterampilan Bercocok Tanam

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 30 Sep 2026, 08:41:52 WIB Kabupaten Rejang Lebong
Lapas Kelas IIA Curup Rawat Area Pertanian, Warga Binaan Dilatih Keterampilan Bercocok Tanam

Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong -- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian melalui kegiatan perawatan kebun. Salah satunya dengan membersihkan gulma dan rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman.

Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kerapian area kebun sekaligus mendukung pertumbuhan tanaman agar lebih optimal. Gulma yang dibiarkan tumbuh dapat mengganggu tanaman karena bersaing dalam memperoleh air, unsur hara, dan ruang tumbuh.

Perawatan kebun menjadi bagian dari upaya Lapas Curup dalam memanfaatkan lahan yang tersedia untuk kegiatan produktif. Selain menjaga kondisi tanaman, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk belajar dan mengembangkan keterampilan di bidang pertanian.

Kepala Lapas Kelas IIA Curup, Untung Cahyo Sidharto, mengatakan bahwa kegiatan pertanian merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

“Melalui kegiatan pertanian, warga binaan tidak hanya diajak untuk menjaga lingkungan, tetapi juga belajar merawat tanaman secara konsisten dan bertanggung jawab. Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pembinaan dapat menjadi bekal yang bermanfaat,” ujarnya.

Ia berharap, kegiatan pertanian tersebut dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat bagi warga binaan, baik selama menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke tengah masyarakat.

" Melalui kegiatan ini, warga binaan turut dilatih untuk menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan. Perawatan yang dilakukan secara rutin diharapkan dapat menjaga keberlanjutan program pertanian di lingkungan Lapas Curup," tutupnya. (Rls)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment