Reses Dapil I Di Curup Utara, Warga Keluhkan Tidak Mendapat BBM Untuk Alat Pertanian Di SPBU

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 24 Sep 2022, 20:35:36 WIB Kabupaten Rejang Lebong
Reses Dapil I Di Curup Utara, Warga Keluhkan Tidak Mendapat BBM Untuk Alat Pertanian Di SPBU

 

Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rejang Lebong Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kecamatan Curup, Kecamatan Curup Utara, Kecamatan Bermani Ulu, dan Kecamatan Bermani Ulu Raya, Sabtu (24/09/23) Pagi menggelar reses guna menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan.

Dalam reses yang digelar di aula pertemuan Kecamatan Curup Utara tersebut, dihadiri langsung oleh 5 anggota DPRD Rejang Lebong yakni Guntur Utama Jaya S.H, Metalia Trinainingsih, SE, Netti Yuliani, Arpantoni dan Ahmad Ardiansyah serta puluhan masyarakat.

Dalam reses tersebut, salah satu warga Desa Batu Dewa Kecamatan Curup Utara Ebi Haryadi (40) meminta solusi kepada para anggota DPRD Rejang Lebong terkait dengan pembatasan penggunaan BBM, dimana para petani saat ini tidak mendapatkan bahan bakar BBM untuk kebutuhan alat pertanian.

" Kami selaku petani saat ini susah mendapatkan bahan bakar BBM, dimana alat pertanian seperti mesin penggiling padi, mesin pemotong rumput dan traktor itu semuanya menggunakan bahan bakar, namun di SPBU kami tidak diperbolehkan, apakah kami harus membawa alat pertanian kami ke SPBU untuk ikut antri. Kami berharap ada solusi dan tindak lanjut dari wakil kami di DPRD Kabupaten Rejang Lebong ini," jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Rejang Lebong Guntur Utama Jaya S.H didampingi Metalia Trinainingsih, SE dan Netti Yuliani, mengatakan apapun keluhan yang disampaikan masyarakat akan segera disampaikan dan ditindak lanjuti.

" Terkait BBM untuk alat pertanian kita akan segera tindak lanjuti kepada rekan rekan kita di komisi II setelah reses ini berlangsung. Dengan menindaklanjuti secepat mungkin kita berharap masalah BBM ini tidak menggangu hasil dari produksi pertanian kita jangan sampai tidak maksimal," jelasnya.

Selain terkait dengan pembatasan penggunaan BBM, sambungnya, dalam reses tersebut juga banyak keluhan yang disampaikan oleh masyarakat, mulai dari perbaikan jalan sepanjang Kelurahan Dusun Curup, pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) hingga pembangunan drainase serta jembatan putus yang berada di Desa Dusun Sawah.

" Seluruh penyampaian keluh kesah dari masyarakat akan kita tindak lanjuti, dan kita berharap akan dapat terealisasi," tutupnya. (Red)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment