Selama Ramadhan, Lapas Kelas II A Curup Tingkatkan Pembinaan Keagamaan Warga Binaan

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 29 Mar 2023, 22:37:47 WIB Kabupaten Rejang Lebong
Selama Ramadhan, Lapas Kelas II A Curup Tingkatkan Pembinaan Keagamaan Warga Binaan

 

Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong -- Selama bulan Suci Ramadhan 1444 hijriah tahun 2023, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Curup, Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu meningkatkan pembinaan keagamaan bagi warga binaan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Lapas Kelas II A Curup, Bambang Wijanarko A.md IP ,SH. MH saat ditemui di ruang kerja, Rabu (29/03/23) Siang.

" Bulan Suci Ramadhan tahun ini kita manfaatkan untuk meningkatkan pembinaan keagamaan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan warga binaan kepada Allah SWT dengan berbagai kegiatan-kegiatan positif," jelasnya.

Kegiatan pembinaan keagamaan sendiri, sambungnya, mulai dilakukan warga binaan seusai sholat Dzuhur berjemaah, dimana seusai sholat Dzuhur warga binaan mengikuti kegiatan program kegiatan pesantren kilat yaitu pembelajaran iqra' dan Al-Qur'an bersama dilanjutkan dengan sholat Ashar berjemaah, setelah itu dilakukan bersholawatan yang telah menjadi kegiatan rutin setiap hari.

" Dimalam hari usai berbuka, kita melakukan sholat tarawih dengan jadwal 2 blok setiap malamnya. Alhamdulillah selama bulan suci Ramadhan seluruh warga binaan yang beragama Islam antusias mengikuti kegiatan yang telah kita agendakan," jelasnya.

Selain itu, tambahnya, selama bulan suci Ramadhan juga, seluruh warga binaan setiap hari sabtu mengikuti siraman kerohanian berupa ceramah agama yang dilakukan oleh ustad dari berbagai yayasan yang ada di Provinsi Bengkulu.

" Kita berharap setelah dibina melalui rangkaian kegiatan keagamaan, kepribadian warga binaan dapat menjadi lebih baik lagi, sehingga warga binaan kedepannya tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum lagi dan menyadari sepenuhnya kekhilafan yang pernah mereka lakukan sehingga mereka dapat menjalani pidana di Lapas secara ikhlas sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kesalahan yang telah mereka lakukan," tutupnya. (Red)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment