Tingkatkan Kesehatan, Pemkab RL Sosialisasi Strategi Pengembangan Program STBM

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 03 Sep 2020, 23:46:33 WIB Kabupaten Rejang Lebong
Tingkatkan Kesehatan, Pemkab RL Sosialisasi Strategi Pengembangan Program STBM

 

Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong -- Sebagai upaya meningkatkan kesehatan lingkungan untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid-19 serta menekan penurunan dari penyakit berbasis lingkungan, Pemerintah Daerah Kabupaten Rejang Lebong menggelar sosialisasi jejaring kemitraan dan strategi pengembangan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di masa New Normal Pandemi Covid-19, Kamis (03/09/20). 

Dalam kegiatan yang digelar di ruang pola Pemkab RL tersebut, Bupati Rejang Lebong Dr. H. Ahmad Hijazi, SH. M.SI yang diwakili oleh Wakil Bupati Rejang Lebong Iqbal Bastari,. S.Pd,.M.M mengungkapkan program STBM yang merupakan kegiatan bertumbuh atau berbasis masyarakat ini untuk menyadari perilaku masyarakat dalam kebersihan lingkungan, seperti menggunakan masker, cuci tangan, hingga tidak buang air di sungai. 

" Dengan sosialisasi jejaring kemitraan dan strategi pengembangan program STBM ini kita mengajak masyarakat untuk selalu mendukung dan mensukseskan program STBM, namun kita sebagai Pemerintah tidak cukup hanya dengan mensosialisasikan, namun juga diiringi dengan tindakan dan aksi langsung kepada masyarakat," jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong, Syamsir, SKM, mengatakan pengembangan program STBM yang telah dilakukan selama ini dengan meningkatkan kebersihan lingkungan yang bertujuan untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid-19 tanpa disadiri dalam upaya kebiasaan baru hidup sehat seperti memakai masker dan rutin mencuci tangan untuk memutuskan mata rantai covid juga berdampak besar menekan penurunan penyakit berbasis lingkungan lainnya seperti diare, tifus (tipes), Hepatitis A dan lainnya. Dimana ditahun 2020 tercatat penurunan signifikan mencapai 35 persen dari tahun sebelumnya.

 


" Selain untuk memutuskan mata rantai dari Covid-19, kebiasaan hidup baru yang menciptakan kebersihan lingkungan seperti cuci tangan menggunakan sabun serta memakai masker yang dilakukan masyarakat sangat berdampak baik, dimana penyakit berbasis lingkungan menurun, meski demikian menurut kami ini belum maksimal,  harus ditingkatkan lagi, dengan kebiasaan ini kita berharap dapat terus menekan penyakit berbasis kesehat lingkungan setiap tahunnya," jelasnya. 


Selain itu, sambungnya, dalam upaya mensukseskan program STBM dengan cara pendekatan untuk merubah perilaku masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan dengan menekankan lima pilar STBM diantaranya Stop kebiasaan Buang Air Besar sembarangan, setiap rumah tangga menerapkan pengelolaan air minum dan makanan yang aman di rumah tangga, setiap rumah tangga dan sarana pelayanan umum dalam suatu komunitas (seperti sekolah, kantor, rumah makan, puskesmas, pasar, terminal) tersedia fasilitas cuci tangan (air, sabun, sarana cuci tangan), sehingga semua orang mencuci tangan dengan benar, setiap rumah tangga mengelola limbahnya dengan benar dan terakhir mengelola limbah sampah di rumah tangga dengan benar.

" kita mendorong masyarakat untuk mengubah perilaku kebiasaan melalui lima pilar program STBM, dengan menggunakan pola menyentuh prilaku masyarakat serta menggunakan pola pembinaan langsung kepada masyarakat dengan dibantu oleh tim teknis hingga tingkat desa yang melibatkan kader kesehatan lingkungan 211 di Kabupaten Rejang Lebong," tutupnya. (Red)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment