TNI/Polri Tidak Ingin Mendengar Ada Masyarakat Melakukan Penolakan Pemakaman Jenazah Covid-19

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 16 Apr 2020, 22:55:12 WIB Kabupaten Rejang Lebong
TNI/Polri Tidak Ingin Mendengar Ada Masyarakat Melakukan Penolakan Pemakaman Jenazah Covid-19

 

Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong  -- Kapolda Bengkulu Irjen Pol Supratman, menegaskan tidak ingin ada kejadian warga yang menolak pemakaman korban Virus Corona Covid-19. Bahkan Polisi siap memberikan pengawalan dalam proses pemakaman.

"Saya tidak ingin mendengar ada masyarakat yang melakukan penolakan pada warga yang ingin dimakamkan, Polisi siap mengawal," katanya, disela penyaluran bantuan dampak Covid-19, di Hotel Griya Anggita Curup, Kamis (16/04/2020).

Kapolda juga menghimbau, jika ada diantara keluarga kita yang terkena Virus Covid-19, jangan dikucilkan. Mereka itulah yang sedang butuh semangat dan dukungan moril, jika semangatnya tinggi maka sistem imun dalam tubuh juga baik dan akan mempercepat proses penyembuhan.

Sementara itu menurut Danrem 041/Gamas Bengkulu, Kolonel Inf Dwi Wahyudi, bahwa jika ada warga yang meninggal, itu bukan kehendak manusia dan jangan dihalangi bila akan dilakukan pemakaman.

Saat ini segenap warga Indonesia diharapkan bergotong royong dan patuh pada himbauan pemerintah. Tindakan tersebut merupakan salah satu bentuk bela negara.

"TNI/Polri siap memberikan pengawalan jika ada warga yang akan dimakamkan, sehingga prosesnya berjalan baik dan lancar," tambahnya.

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah juga mengatakan bahwa seluruh proses pengurusan jenazah yang terkena Covid-19 menggunakan protokol kesehatan.

"Ketika dimandikan sudah menggunakan disinfektan, ditutup dengan kafan hingga menggunakan peti. Prinsipnya virus tersebut tidak akan lagi hidup pada benda mati, sehingga sudah steril," tutupnya. (Red)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment