Tujuh Ekor Rusa Diduga Di Potong Saat Prosesi Pernikahan Putra Sulung Bupati RL

Bagikan
By Admin - RealNewsBengkulu.Com 18 Mei 2022, 18:09:32 WIB Kabupaten Rejang Lebong
Tujuh Ekor Rusa Diduga Di Potong Saat Prosesi Pernikahan Putra Sulung Bupati RL

 

Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong -- Miris, sebanyak tujuh ekor hewan dilindungi jenis rusa tutul yang ditangkarkan diaera  Rumah Dinas (Rumdin) Bupati kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu diduga sengaja dipotong beberapa waktu lalu.

Menariknya dugaan pemotongan hewan dilindungi tersebut dilakukan saat prosesi pernikahan putra sulung Bupati Rejang Lebong Syamsul Effendi yang digelar dibulan Maret 2022 lalu.

Hal tersebut diungkapkan Zetriansyah, S.H selaku Kuasa Hukum Dr. HC. H. Ahmad Hijazi, SH. M.Si yang merupakan pemilik ijin pemanfaatan tumbuhan dan satwa liar (TSL) jenis rusa sebanyak 24 ekor berdasarkan Surat Dirjen Nomor: S.982/KSDAE/KKH/KSA.2/12/2021 tanggal 15 Desember 2021.

" Kita sudah menyampaikan surat somasi kepada Syamsul Effendi selaku Bupati Rejang Lebong untuk segera dalam waktu 14 hari sejak diterimanya somasi agar mengganti rusa milik klien kami sejumlah 9 ekor yang diduga 7 ekor sengaja di potong dan 2 ekor mati karena sakit, surat somasi sendiri telah kami sampaikan ke Rumah Dinas Bupati  Rejang Lebong pada Senin (16/05/22) lalu, yang diterima oleh petugas Satpol-PP di pos penjagaan, ” jelasnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Rabu (18/05/22) Sore. 

Usai menyampaikan somasi tersebut, sambungnya, pihaknya berharap sebanyak 9 rusa tersebut dapat diganti sesuai dengan umur dan jenis rusa yang telah di potong tersebut, namun jika surat somasi tersebut tidak digubris maka tidak menutup kemungkinan pihaknya akan menggunakan langkah hukum.

"Yang jelas hingga saat ini kita masih menunggu itikad baik dalam kurun waktu 14 hari sejak somasi disampaikan agar 9 ekor rusa tersebut dapat diganti, jika tidak, maka tidak menutup kemungkinan kita akan mengambil langkah hukum mengingat rusa ini merupakan hewan dilindungi, dimana untuk penangkarannya saja meski menggunakan izin apa lagi memotongnya, namun kita masih berharap ini dapat diselesaikan secara baik baik," tutupnya. (Red)




 




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment